LPMP Gorontalo
Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan
(LPMP) Gorontalo kembali menggelar kegiatan yang cukup penting dalam rangka tugas pokok dan fungsinya yaitu melaksanakan
penjaminan mutu pendidikan. Kali ini
kegiatan yang dilaksanakan adalah Rapat Koordinasi Pemetaan Mutu Pendidikan
yang dilaksanakan pada tanggal 6-7 Juni
2012 bertempat di Aula LPMP Gorontalo. Peserta pada kegiatan tersebut
terdiri dari unsur Dinas Pendidikan dari 4 daerah yaitu Bone Bolango, Kabupaten
Gorontalo, Kabupaten Boalemo, serta Kabupaten Pohuwato, kepala sekolah dan
partisipan lainnya. Peserta yang mengikuti kegiatan tersebut seluruhnya
berjumlah 30 orang.
Rapat koordinasi yang dilaksanakan 2
hari tersebut dibuka oleh Kepala LPMP Gorontalo Dr. Luizah F. Saidi, M.Pd.
Dalam sambutannya Kepala LPMP mengatakan bahwa pemetaan yang dilaksanakan
melalui uji kompetensi guru merupakan
tuntutan yang harus dipenuhi dan dijalani seorang guru dalam rangka memperbaiki kompetensi dan
kinerja, ke depan kegiatan pendidikan dan pelatihan guru sudah harus berbasis
pada hasil uji kompetensi.
Dijelaskan oleh Drs. Amin N. Nusi, M.Pd,
selaku ketua panitia pelaksana bahwa tujuan pelaksanaan rakor tersebut; pertama adalah untuk memberikan informasi
kepada peserta tentang pentingnya pelaksanaan uji kompetensi bagi guru sebagai
bahan referensi untuk mengetahui kekuatan dan kelemahan seorang guru dalam
melaksanakan tugas proses pembelajaran, kedua
untuk membahas persiapan pelaksanaan uji kompetensi dimasing-masing daerah
sasaran, dan yang ketiga adalah
pelaporah hasil pemetaan kompetensi guru kepada pemerintah daerah sebagai bahan
rujukan untuk program peningkatan dan pengembangan mutu di daerah.
Lebih lanjut Amin N. Nusi menjelaskan
bahwa rapat koordinasi pemetaan kompetensi yang dilaksanakan tanggal 6-7 Juni
tersebut, sehari sebelumnya atau tepatnya tanggal 5 juni telah didahului dengan
penyelenggaraan uji kompetensi bagi guru SD pengajar kelas 4, 5, dan 6 dari
kabupaten Bone Bolango berjumlah 48 orang dari rencana peserta berjumlah 50 orang. Selanjutnya hasil pelaksanaan uji kompetensi
tersebut dipaparkan pada pelaksanaan rakor tersebut.
Kegiatan rakor tersebut turut dihadiri
pula oleh Kepala LPMP Jawa Tengah Dr. Hi. Makhali dan konsultan LPMP Jateng Dr.
Nugroho yang juga sebagai dosen di Universitas Semarang . Dalam sambutannya Dr.
Makhali memuji perkembangan pendidikan di Gorontalo, terutama perhatian
pemerintah terhadap peningkatan mutu pendidik dan tenaga kependidikan yang
disponsori oleh LPMP. Ungkapnya LPMP Jawa Tengah siap meback up program di LPMP
Gorontalo jika ada hal-hal yang dibutuhkan guna kelancaran pelaksanaan program
khususnya yang terkait dengan pemetaan mutu pendidikan melalui uji kompetensi guru,
kepala sekolah, maupun pengawas sekolah. Di samping itu Dr. Nugroho juga
memaparkan tentang ketimpangan yang mencolok antara hasil UN siswa yang tinggi
dengan hasil uji kompetensi guru yang rendah, sehingga kondisi ini menjadi
dasar pijakan untuk melakukan kajian dalam rangka mendiagnosis titik-titik
kelemahan untuk diperbaiki.
Pada kesempatan tersebut Kepala Dinas
pendidikan yang hadir dan turut memberikan gambaran singkat tentang kondisi
penyelenggaraan pendidikan di daerah masing-masing adalah Drs. Robin Daud Kadis
Pendidikan Kab. Bone Bolango, Drs. John Rahman, M.Pd kadis Pendidikan Kab.
Gorontalo, dan Drs. Ishak Noho kadis Pendidikan Kab. Boalemo.
Program pemetaan kompetensi merupakan program inovasi LPMP
Gorontalo yang dilaksanakan bekerjasama dengan LPMP Jawa Tengah dan tahun ini
masuk tahun ke 2.