
TEMPO.COM , Jakarta:--Anggota Dewan Pembina Partai Demokrat Hayono Isman menyarankan Ketua Umum Demokrat Anas Urbaningrum mengundurkan diri sebagai pengurus harian. Anas, kata dia, sebaiknya fokus menyelesaikan persoalannya terkait perkara bekas Bendahara Umum Demokrat M. Nazaruddin.
"Ketua umum menghadapi masalah berat. Dihadapkan pada kasus Nazar yang bukan mustahil jadi kasus hukum bagi beliau. Kita harap mas Anas fokus dulu pada kasus hukum," kata Hayono kepada Tempo, Selasa 24 Januari 2012. Namun, Hayono mengaku tak hadir dalam pertemuan di Cikeas malam ini.
Masalah yang membelit Anas akhir-akhir ini tidak hanya berimplikasi pada Anas pribadi tetapi juga bisa berimplikasi pada nama baik partai. Makanya, Anas lebih baik nonaktif dan fokus pada kasusnya sehingga kinerja partai tidak terganggu.
Proses hukum perkara yang menyeret nama Anas, kata Hayono, bisa jadi prosesnya bakal berjalan lama sehingga bisa mengganggu partai. Partai Demokrat perlu segera bersiap menyambut 2014. Sebab partai-partai lain sudah mulai start lebih dahulu, bahkan sudah memunculkan nama-nama calon presiden. "Silahkan Mas Anas menentukan sikapnya. Mau non aktif silahkan setelah kasus clear silahkan aktif lagi," kata Hayono.
Seperti diketahui, Selasa 24 Januari 2012 malam ini Dewan Pembina Partai Demokrat menggelar rapat di kediaman Ketua Dewan Pembina Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono. Salah satu isu yang dibahas kabarnya soal nasib Anas.